Ketua Komisi IV DPRD Kalteng Lohing Simon.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pembangunan Huma Betang di kawasan eks Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah kini mulai memasuki tahap konstruksi fisik.
Pembangunan tersebut mendapat dukungan dari DPRD Kalteng sebagai bagian dari upaya menjaga dan memperkuat identitas budaya Dayak di daerah.
Anggota DPRD Kalteng, Lohing Simon, mengatakan pihaknya mendukung pembangunan Huma Betang setelah seluruh tahapan perencanaan dilalui dan pekerjaan fisik mulai dilaksanakan.
“Kami sangat mendukung pembangunan Huma Betang ini. Tahapan perencanaannya sudah dilalui dan sekarang mulai memasuki pekerjaan fisik. Tentu DPRD akan memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki,” ujarnya usai menghadiri pemancangan tiang perdana pembangunan Huma Betang, Kamis (23/7/2026).
Menurut Lohing, pembangunan Huma Betang tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sebuah bangunan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang penting bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Ia juga menyambut baik rencana penggunaan kayu ulin sebagai salah satu material utama dalam konstruksi. Kayu tersebut dinilai memiliki karakteristik yang sesuai dengan konsep rumah betang tradisional Dayak.
“Sejak dulu rumah betang memang identik dengan kayu ulin, terutama pada bagian tiang dan struktur utama bangunan. Material ini dikenal kuat dan tahan lama sehingga sangat sesuai digunakan untuk bangunan budaya yang diharapkan dapat bertahan dalam jangka panjang,” katanya.
Lohing menilai ketersediaan kayu ulin di Kalimantan Tengah masih dapat mendukung kebutuhan pembangunan. Namun, pemanfaatannya harus tetap mengikuti ketentuan dan aturan yang berlaku.
Ia optimistis kebutuhan material dapat dipenuhi sehingga pembangunan Huma Betang berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
“Kami berharap pembangunannya berjalan lancar dan nantinya dapat menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus simbol pelestarian budaya Dayak,” ungkapnya.
Editor : Frans Dodie