MENERIMA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima akademisi internasional Prof. Ching-Chuen Chan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Foto : istimewa
JAKARTA, TOVMEDIA.CO.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengajak perguruan tinggi memperkuat riset dan inovasi guna mendorong kemandirian teknologi kendaraan listrik nasional.
Ajakan tersebut disampaikan Gibran saat menerima akademisi internasional Prof. Ching-Chuen Chan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Pertemuan itu membahas pengembangan industri kendaraan listrik dan peningkatan kapasitas inovasi dalam negeri.
Prof. Chan merupakan akademisi kelahiran Magelang yang berkiprah di dunia internasional dalam pengembangan kendaraan listrik dan energi. Saat ini, dia menjabat sebagai Distinguished Chair Professor of Electric Vehicles and Smart Energy di Hong Kong Polytechnic University.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran menyampaikan bahwa pengembangan kendaraan listrik, termasuk sepeda motor listrik, menjadi salah satu perhatian pemerintah. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Gibran menilai industri kendaraan listrik nasional mulai menunjukkan perkembangan. Namun, pemerintah masih perlu mempertimbangkan pemberian insentif yang tepat agar masyarakat semakin tertarik menggunakan kendaraan listrik.
“Bapak Presiden juga sedang fokus pada sepeda motor listrik. Industrinya sebenarnya sudah mulai melangkah maju. Jadi, kita tinggal melihat insentif apa yang bisa diberikan kepada konsumen,” ujar Gibran.
Selain memperluas penggunaan kendaraan listrik, Gibran menekankan pentingnya memperkuat kemampuan Indonesia dalam menciptakan teknologi sendiri. Menurutnya, ketersediaan sumber daya harus diimbangi dengan riset dan inovasi agar industri nasional mampu bersaing.
“Kita memiliki semua sumber daya yang dibutuhkan. Namun, dalam hal inovasi, kita masih berada pada tahap yang sangat awal,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyoroti peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri kendaraan listrik. Dia mendorong penyesuaian kurikulum dan penguatan sertifikasi kompetensi bagi lulusan perguruan tinggi.
Stella menegaskan, pendidikan tinggi tidak boleh hanya berorientasi pada penyediaan tenaga kerja untuk industri. Perguruan tinggi juga harus mendorong lahirnya penemuan dan pengembangan teknologi buatan dalam negeri sehingga Indonesia memiliki kemampuan lebih besar dalam membangun industri kendaraan listrik secara mandiri.
Editor : Frans Dodie
