RAPAT – Sejumlah anggota DPRD Barito Utara saat mengikuti rapat dengar pendapat bersama dengan perusahaan tambang batu bara, Kamis (22/1/2026). Foto : istimewa
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – DPRD Barito Utara menyoroti dampak aktivitas pertambangan batu bara terhadap kondisi infrastruktur jalan kabupaten yang digunakan sebagai jalur transportasi angkutan berat.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Kamis (22/01/2026), DPRD bersama pemerintah daerah dan sejumlah perusahaan tambang membahas kerusakan jalan pada ruas Simpang Km 30–Simpang Benangin yang dinilai semakin mengkhawatirkan akibat intensitas kendaraan operasional tambang.
Anggota DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menegaskan bahwa perusahaan harus lebih bertanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan, termasuk memastikan tidak lagi menggunakan jalan kabupaten sebagai jalur hauling utama.
Ia juga menyoroti adanya dugaan aliran air dari area operasional PT Batu Bara Dua Ribu Abadi (BDA) yang masuk ke badan jalan dan mempercepat kerusakan infrastruktur di sekitar lokasi.
“Dampaknya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Jalan rusak dan aktivitas transportasi terganggu,” ujarnya.
Editor : Frans Dodie