Rombongan Komisi II DPRD Kalteng saat meninjau Persemaian Permanen BPDAS Serayu Opak Progo, Gunungkidul, Yogyakarta. Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Komisi II DPRD Kalteng mempelajari sistem rehabilitasi hutan dan daerah aliran sungai (DAS), saat melakukan kunjungan kerja ke Persemaian Permanen BPDAS Serayu Opak Progo di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.
Komisi II meninjau langsung sistem persemaian modern yang mampu memproduksi ribuan bibit pohon secara terencana untuk mendukung rehabilitasi lahan kritis.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, mengatakan, Gunungkidul berhasil menjalankan rehabilitasi lingkungan secara terukur dan melibatkan masyarakat.
“Kami melihat proses rehabilitasi dilakukan secara terukur dan melibatkan masyarakat. Ini menjadi pembelajaran penting bagi Kalteng,” ujarnya.
DPRD Kalteng juga mempelajari pengembangan tanaman kehutanan dan tanaman produktif atau Multi-Purpose Tree Species (MPTS) seperti alpukat dan durian.
Komisi II menilai konsep tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat karena memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.
Selain itu, DPRD Kalteng menekankan pentingnya penggunaan bibit unggul dan penyesuaian tanaman dengan kondisi DAS untuk meningkatkan keberhasilan rehabilitasi.
Komisi II juga mendorong pelibatan kelompok tani hutan dalam seluruh proses pembibitan hingga penanaman. Nafsiah menegaskan, hasil kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kebijakan rehabilitasi lingkungan di Kalimantan Tengah.
“Pengalaman Gunungkidul menjadi bukti bahwa rehabilitasi lingkungan membutuhkan komitmen pemerintah dan masyarakat,” kata Siti Nafsiah.
Editor: Frans Dodie*