Juru Bicara Banggar DPRD Gunung Mas Yulius Agau menyampaikan rekomendasi peningkatan layanan kesehatan dalam rapat DPRD Gunung Mas, Senin (13/7/2026).
KUALA KURUN, TOVMEDIA.CO.ID – DPRD Kabupaten Gunung Mas melalui Badan Anggaran (Banggar) memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Gunung Mas. Rekomendasi tersebut mencakup pembenahan fasilitas rumah sakit, pemenuhan tenaga dokter di puskesmas, hingga penguatan pengelolaan stok obat.
Juru Bicara Banggar DPRD Gunung Mas, Yulius Agau, mengatakan salah satu perhatian utama DPRD adalah kondisi ruang rawat anak di RSUD Kuala Kurun. Menurutnya, kebersihan dan kenyamanan fasilitas harus menjadi prioritas agar masyarakat, khususnya pasien anak, memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik.
“Kami meminta RSUD Kuala Kurun untuk memprioritaskan pembenahan ruang rawat anak, baik dari aspek kebersihan maupun kenyamanan fasilitas, guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Yulius, Senin (13/7/2026).
Selain fasilitas rumah sakit, Banggar juga menyoroti masih adanya puskesmas yang belum memiliki dokter definitif. DPRD meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas meningkatkan pengawasan terhadap puskesmas yang mengalami kekosongan tenaga dokter agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.
Menurut Yulius, ketersediaan tenaga medis merupakan faktor penting dalam menjamin pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, setiap kekosongan dokter harus segera diantisipasi dengan menyiapkan tenaga pengganti serta melakukan evaluasi berkala terhadap puskesmas yang memberikan layanan rawat inap.
“Dinas Kesehatan harus secara rutin mengevaluasi standar operasional puskesmas yang melayani rawat inap namun memiliki keterbatasan tenaga dokter,” ujarnya.
Banggar juga menekankan pentingnya memastikan sistem dokter penanggung jawab atau dokter on-call dari puskesmas lain benar-benar berjalan efektif. Mekanisme tersebut dinilai harus mampu menjamin pelayanan medis tetap tersedia setiap saat tanpa mengurangi kualitas penanganan pasien.
Selain itu, DPRD turut memberikan perhatian terhadap pengelolaan obat-obatan di seluruh puskesmas. Dinas Kesehatan diminta memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap instalasi farmasi agar perencanaan kebutuhan, distribusi, serta pelaporan stok obat dilakukan secara tertib dan akurat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kekosongan obat yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Melalui berbagai rekomendasi tersebut, DPRD Gunung Mas berharap pemerintah daerah terus melakukan pembenahan di sektor kesehatan, baik dari sisi sarana dan prasarana, sumber daya manusia, maupun sistem pelayanan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang aman, nyaman, berkualitas, dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Penulis : Wiyandri