Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, melepas rombongan jemaah calon haji 2026 di Sampit, Kamis (30/4/2026). Foto Istimewa
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor melepas 171 jemaah calon haji (JCH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik serta mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Halikinnor menyampaikan pesan tersebut saat memimpin acara pelepasan di rumah jabatan bupati di Sampit, Kamis (30/4). Ia meminta seluruh jemaah mempersiapkan diri secara optimal agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar.
“Luruskan niat, mantapkan hati, dan persiapkan diri sebaik-baiknya, baik fisik maupun mental,” ujarnya.
Ia menegaskan, ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap umat Muslim. Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah yang tidak semua orang peroleh.
Halikinnor juga mengingatkan jemaah untuk menjaga sikap selama berada di Tanah Suci. Ia meminta jemaah mengedepankan akhlak mulia, menjaga kebersamaan, serta memperbanyak doa.
“Jaga kesehatan, tingkatkan ukhuwah, dan saling membantu selama menjalankan ibadah,” katanya.
Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kotim, Waren, menyebut jumlah JCH tahun ini sebanyak 171 orang, terdiri dari 82 laki-laki dan 89 perempuan. Dari jumlah tersebut, terdapat lima jemaah pengguna kursi roda dan 25 orang lanjut usia.
Ia menjelaskan, jemaah tertua bernama Muhammad Arifin berusia 77 tahun, sedangkan termuda Aghnez Dina Maulaniy berusia 24 tahun.
Waren memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. Jemaah dijadwalkan berangkat dari Sampit menuju Embarkasi Banjarmasin pada 1 Mei 2026 menggunakan pesawat NAM Air Boeing 737-500 dalam dua penerbangan.
Selanjutnya, jemaah akan terbang dari Banjarmasin ke Madinah pada 2 Mei 2026 menggunakan pesawat Garuda Indonesia dalam dua kelompok terbang, yakni kloter 6 dan kloter 19. Seluruh jemaah dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 11 Juni 2026.
Ia menambahkan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pelayanan jemaah, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga fasilitas penunjang lainnya.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal agar jemaah dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
Editor: Frans Dodie*