Kepala KPwBI Kalteng, Yuliansah Andrias, menyampaikan keterangan pers terkait dengan rencana pelaksanaan Pesona Tambun Bungai (PTB) 2026. Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalteng kembali menggelar Pesona Tambun Bungai (PTB) 2026. Kegiatan bertujuan mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas dan memperkuat ekonomi daerah.
BI Kalteng akan melaksanakan kegiatan tersebut pada 29-31 Mei 2026 di Atrium Duta Mall Palangka Raya. Kegiatan mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
Kepala KPwBI Kalteng, Yuliansah Andrias, menyebut, UMKM memegang peran penting dalam menopang perekonomian nasional maupun daerah. UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hingga 97 persen tenaga kerja.
Di Kalteng, sektor perdagangan menyumbang 12,64 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2025. Sementara UMKM memberikan kontribusi sebesar 35,56 persen terhadap PDRB daerah.
BI Kalteng juga mencatat jumlah UMKM di Kalimantan Tengah mencapai 164.621 unit usaha hingga akhir 2025. Sektor tersebut berpotensi menyerap 112.265 tenaga kerja.
Selain itu, BI Kalteng terus mendorong digitalisasi transaksi UMKM. Hingga Maret 2026, jumlah merchant QRIS kategori UMKM mencapai 412.097 merchant atau tumbuh 24,40 persen secara tahunan.
Melalui PTB 2026, kata Yuliansah, BI Kalteng mendorong pelaku usaha memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan memanfaatkan platform digital agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Panitia juga akan menghadirkan pameran produk unggulan UMKM, business matching, edukasi keuangan, dan promosi transaksi digital selama kegiatan berlangsung.
“PTB 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tulis BI Kalteng dalam siaran persnya.
Editor: Frans Dodie*