Anggota DPRD Kapuas Yetty Indriana
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerataan guru di Kabupaten Kapuas kembali menjadi sorotan, setelah anggota DPRD Yetty Indriana menegaskan pentingnya distribusi tenaga pendidik yang lebih merata.
Langkah ini sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan urgensi pemenuhan kebutuhan guru demi kelancaran proses belajar mengajar.
Menurut Yetty, pemerataan guru harus konsisten agar sekolah tidak lagi mengalami kekurangan tenaga pendidik. Langkah ini juga akan memastikan seluruh siswa memperoleh layanan pendidikan secara layak dan seimbang. Selain itu, distribusi yang tepat akan mampu memperkecil kesenjangan kualitas belajar antarwilayah.
“Harapan kita tidak ada sekolah yang kekurangan guru,” ucap Yetty, Jumat (21/11/2025).
Yetty menjelaskan, pemerataan guru merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berkeadilan bagi seluruh masyarakat, termasuk di daerah pelosok. Ia menilai, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan belajar yang sama tanpa terhambat minimnya tenaga pendidik. Karena itu, ia menekankan perlunya perhatian serius dari pemerintah daerah.
Selain itu, ia menyoroti pendapat Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno yang menyarankan agar penempatan guru mengacu pada jumlah siswa, bukan hanya pada jumlah sekolah. Ia menganggap pendekatan tersebut lebih efektif untuk mengukur kebutuhan riil tenaga pendidik. Rasio siswa dan guru yang seimbang akan meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.
“Penyebaran guru harus proporsional terhadap jumlah siswa. Ini menjadi perhatian kita bersama agar layanan pendidikan tidak timpang antara satu wilayah dengan wilayah lainnya,” tegasnya.
Pemetaan Kebutuhan Guru
Yetty kemudian mendorong Dinas Pendidikan Kapuas untuk melakukan pemetaan kebutuhan guru secara berkala, termasuk di sekolah pelosok yang selama ini rentan kekurangan tenaga pengajar. Ia menegaskan pentingnya penyusunan data yang akurat agar distribusi guru dapat berjalan lebih tepat sasaran. Pemetaan tersebut juga diperlukan untuk perencanaan jangka panjang.
Ia menambahkan bahwa proses distribusi harus memperhatikan kompetensi serta kualifikasi guru agar pelayanan pendidikan tetap optimal. Menurutnya, kebijakan yang tepat akan berdampak positif pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk ikut mengawal implementasi pemerataan guru di lapangan.
Editor: Frans Dodie