Anggota DPRD Kapuas, Lisna Mariatun, saat mendengarkan aspirasi warga Pulau Telo Baru mengenai kebutuhan rumah duka. Foto Istimewa
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Aspirasi masyarakat Pulau Telo Baru terkait pembangunan rumah duka, menguat setelah warga menyampaikan langsung kebutuhan mendesak tersebut kepada anggota DPRD Kapuas, Lisna Mariatun. Mereka menilai fasilitas ini penting untuk menunjang kegiatan kedukaan yang selama ini terhambat.
Warga menegaskan bahwa mereka kerap kesulitan mencari tempat layak untuk kegiatan ibadah penghiburan maupun prosesi adat dan keagamaan. Selain itu, minimnya ruang di barak-barak membuat keluarga berduka harus meminjam tempat lain. Kondisi ini dinilai tidak lagi memadai.
“Aspirasi ini benar-benar kebutuhan mendesak masyarakat. Mereka menginginkan adanya rumah duka agar ketika ada warga meninggal dunia, keluarga tidak kebingungan mencari lokasi untuk pelaksanaan ibadah dan kegiatan lainnya,” ujar Lisna, Kamis (20/11/2025).
Masyarakat kemudian mengusulkan agar rumah duka dibangun di wilayah Pulau Telo atau setidaknya di kawasan Selat agar dapat diakses seluruh warga yang memiliki kebutuhan serupa. Usulan ini muncul setelah berbagai kendala berulang dialami saat terjadi kedukaan.
Lisna menyatakan kesiapannya mengawal aspirasi warga tersebut ke pemerintah daerah melalui proses perencanaan pembangunan. Ia menegaskan bahwa fasilitas ini sangat bermanfaat sebagai sarana pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, rumah duka bukan hanya fasilitas fisik, tetapi bentuk kepedulian sosial yang memberi ruang nyaman bagi warga yang sedang berduka. Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan nilai kemasyarakatan.
Lisna turut mengajak pemerintah kecamatan, desa, dan seluruh stakeholder untuk berkolaborasi mendorong realisasi pembangunan rumah duka tersebut. Ia menilai komitmen bersama menjadi kunci agar kebutuhan mendasar ini segera terwujud.
Editor: Frans Dodie