KUNJUNGAN – Kepala Bagian Pemerintahan Setda Katingan, Eka Metria, saat menerima kunjungan koordinasi BKAD Provinsi Kalteng untuk mematangkan mekanisme penyaluran bantuan Gubernur bagi Damang Kepala Adat di Kabupaten Katingan. Foto : Hairul Saleh
KASONGAN, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Katingan bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah mematangkan mekanisme penyaluran bantuan Gubernur Kalteng bagi Damang Kepala Adat di Kabupaten Katingan. Koordinasi tersebut berlangsung, Rabu (4/11/2026).
Pertemuan ini membahas kesiapan penyaluran bantuan, termasuk mekanisme administrasi dan tata kelola keuangan agar prosesnya berjalan lancar serta tepat sasaran.
Kunjungan perwakilan BKAD Kalteng tersebut disambut Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Katingan, Eka Metria, di ruang kerjanya.
Dalam koordinasi itu, kedua pihak membahas sejumlah aspek penting, mulai dari mekanisme penyaluran, pendataan penerima hingga pertanggungjawaban keuangan.
Pemantapan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara transparan dan akuntabel. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga perhatian terhadap lembaga adat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Bantuan dari Gubernur Kalteng diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas Damang Kepala Adat dalam menjaga adat istiadat, menyelesaikan persoalan adat di tingkat kecamatan serta memelihara keharmonisan masyarakat.
Eka Metria mengatakan, keberadaan Damang Kepala Adat memiliki peran penting dalam mempertahankan kearifan lokal dan menjaga hubungan sosial masyarakat.
“Damang Kepala Adat adalah pilar penting dalam menjaga kearifan lokal dan keharmonisan masyarakat. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bantuan dari Bapak Gubernur dapat tersalurkan dengan baik dan bermanfaat bagi para Damang dalam menjalankan tugas adatnya,” ujar Eka.
Koordinasi antara Pemkab Katingan dan BKAD Kalteng tersebut diharapkan memperkuat dukungan pemerintah terhadap kelembagaan adat. Selain itu, bantuan ini diharapkan semakin menunjang peran Damang sebagai penjaga nilai-nilai adat dan perekat persatuan masyarakat di Bumi Penyang Hinje Simpei.
Penulis : Hairul Saleh
Editor : Frans Dodie
