Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno melakukan tanam padi perdana di lokasi Cetak Sawah Rakyat Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Sabtu (21/6/2025) lalu. Foto Ist
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Tim pelaksana program cetak sawah di Kabupaten Kapuas merampungkan pengerjaan lahan seluas 4.491,30 hektare hingga Oktober 2026. Angka tersebut mencapai 76,96 persen dari total target 7.051,66 hektare.
Ketua Pelaksana Kegiatan Cetak Sawah Kabupaten Kapuas, Hargatin, terus memacu pengerjaan di 10 kecamatan agar tuntas sesuai jadwal. “Untuk realisasi kegiatan cetak sawah di 10 kecamatan sampai saat ini sudah mencapai 4.491,30 hektare atau 76,96 persen dari target 7.051,66 hektare,” kata Hargatin di Kuala Kapuas, Selasa (13/10/2026).
Tim lapangan kini memfokuskan pengerjaan pada sisa lahan seluas 2.560,36 hektare. Program ini mencakup Kecamatan Bataguh, Dadahup, Kapuas Barat, Kapuas Hilir, Kapuas Kuala, Kapuas Murung, Kapuas Timur, Mantangai, Selat, dan Tamban Catur.
Hargatin menjelaskan, tim di lapangan tetap memperhitungkan kondisi lahan dan kesiapan tiap wilayah agar pengerjaan berjalan optimal. Program cetak sawah ini menjadi bagian dari prioritas nasional Kementerian Pertanian untuk menambah luas areal persawahan dan mendukung swasembada pangan. Kehadiran sawah baru memperkuat kapasitas produksi pertanian sekaligus memaksimalkan potensi lahan di Kapuas.
Hargatin mengingatkan para petani agar mengolah lahan yang telah tuntas tercetak secara optimal. Dengan begitu, program ini tidak sekadar menambah luasan lahan, tetapi juga mendongkrak hasil panen.
“Kami berharap, kegiatan ini dapat terus berjalan dengan baik dan target yang telah ditetapkan bisa tercapai. Tentunya kami juga berharap lahan yang sudah dicetak nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan produksi pertanian,” ujarnya.
Pemkab Kapuas berharap, penyelesaian target cetak sawah ini memperkokoh kontribusi daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Editor: Frans Dodie*
