JUARA UMUM – Bupati Barito Timur Shalahuddin menyerahkan piala bergilir juara umum MTQH ke-53 kepada Plt Camat Teweh Tengah Dudy Bagus Prasetyo, Senin (27/7/2026). Foto : istimewa
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan MTQH menjadi sarana penting memperkuat pembinaan generasi Qurani di daerah.
Menurut Shalahuddin, MTQH tidak sekadar menjadi perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi juga membentuk generasi yang memahami nilai Al-Qur’an.
Nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits, lanjutnya, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar membentuk generasi berakhlak dan memiliki karakter religius.
Hal tersebut disampaikan Shalahuddin saat menutup MTQH ke-53 Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Aula Dinas Lingkungan Hidup, Senin (27/7/2026) malam.
Shalahuddin mengatakan MTQH menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus sarana memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat Kabupaten Barito Utara secara berkelanjutan.
Sebanyak 320 peserta dari sembilan kecamatan mengikuti berbagai cabang perlombaan dalam MTQH ke-53 Tingkat Kabupaten Barito Utara.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menunjukkan semangat masyarakat dalam mempelajari, mengamalkan, dan membumikan Al-Qur’an serta Hadits dalam kehidupan.
Shalahuddin berharap MTQH mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia.
Ia meminta para juara terus meningkatkan kemampuan menghadapi tingkat berikutnya, sementara peserta lainnya diminta menjadikan pengalaman sebagai motivasi untuk terus berlatih.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen memberikan pembinaan berkelanjutan kepada para juara sebagai persiapan mengikuti MTQH Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam MTQH ke-53, Kecamatan Teweh Tengah meraih juara umum dengan 173 poin, disusul Teweh Baru dengan 170 poin.
Teweh Timur menempati posisi berikutnya dengan 137 poin, sedangkan Kecamatan Lahei berada di posisi keempat dengan 108 poin.
Shalahuddin kemudian resmi menutup MTQH ke-53 dan berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan serta memperkuat nilai religius masyarakat.
Ia menegaskan pembinaan generasi Qurani perlu terus dilakukan agar nilai Al-Qur’an dan Hadits menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Barito Utara.
Editor : Frans Dodie
