Sales Area Manager Retail Pertamina Kalteng Donny Prasetya menjelaskan kondisi antrean dan pasokan Pertalite di Kalteng, Senin (14/9/2026).
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA. CO. ID – Pertamina memastikan kondisi antrean pembelian BBM, khususnya Pertalite, di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah mulai membaik dan mendekati kondisi normal.
Sales Area Manager Retail Pertamina Kalteng, Donny Prasetya, mengatakan sebelumnya terjadi peningkatan permintaan Pertalite seiring adanya peralihan konsumen dari Pertamax ke BBM bersubsidi tersebut.
“Memang terjadi switching atau perpindahan perilaku konsumen yang sebelumnya membeli Pertamax, karena harga semakin tinggi, beralih menggunakan Pertalite,” ujar Donny, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, peralihan tersebut turut meningkatkan permintaan Pertalite sekitar 7 persen untuk wilayah Kalimantan Tengah.
Mengantisipasi peningkatan kebutuhan itu, Pertamina melakukan penyesuaian dengan mempertebal pasokan stok Pertalite sekitar 10 persen dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Sekarang kita pertebal pasokan stok di angka kurang lebih 10 persen dari kondisi sebelumnya,” katanya.
Donny menjelaskan, stok BBM sebelumnya berada pada ketahanan sekitar enam hingga tujuh hari. Selain penambahan stok, Pertamina juga mendapat tambahan pasokan melalui kedatangan kapal untuk memperkuat penyaluran BBM di wilayah Kalimantan.
Untuk kebutuhan Pertalite di Kalimantan Tengah, Donny menyebut pasokan yang menjadi acuan kebutuhan berada di kisaran 270 kiloliter (KL) per hari.
Dengan penyesuaian pasokan tersebut, Pertamina berharap kondisi antrean di SPBU yang sebelumnya terjadi di sejumlah wilayah dapat terus berangsur normal.
Pertamina juga terus melakukan pemantauan terhadap pola konsumsi masyarakat dan kebutuhan BBM di lapangan guna menjaga kelancaran distribusi.
Penulis : Wiyandri
Editor : Frans Dodie