Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, bersama Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, meresmikan dimulainya pembangunan Dermaga Waterfront City Kapuas di Kuala Kapuas, Rabu (8/7/2026). Foto Ist
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, bersama Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, memulai pembangunan Dermaga Waterfront City Kapuas, Rabu (8/7/2026). Lokasinya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kuala Kapuas.. Pemerintah daerah menargetkan proyek tersebut menjadi destinasi wisata baru sekaligus ikon Kabupaten Kapuas.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, Teras, mengatakan, pemerintah membangun Dermaga Waterfront City Kapuas untuk menata kawasan Ujung Murung atau Kawasan Pelabuhan Kapuas (KP3) agar lebih menarik dan tertata.
“Dermaga Waterfront City Kapuas ini nantinya menjadi tempat wisata baru di Kabupaten Kapuas,” kata Teras.
Teras menjelaskan, pemerintah membangun dermaga sepanjang 700 meter dengan berbagai fasilitas pendukung. Pemerintah juga menyiapkan miniatur betang, musala, Pos Lanal, penerangan lampu, dan sejumlah fasilitas lainnya.
Menurut Teras, pembangunan dermaga tersebut akan memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Kapuas. Pemerintah berharap, kawasan itu mampu menarik wisatawan sekaligus menjadi ruang publik yang membanggakan masyarakat.
“Pembangunan ini menjadi upaya pemerintah menata kawasan sekitar Ujung Murung yang selama ini menjadi harapan masyarakat Kabupaten Kapuas,” ujarnya.
Teras menyampaikan, pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp82 miliar untuk membangun Dermaga Waterfront City Kapuas. Pemerintah menargetkan pembangunan selesai dan masyarakat dapat menggunakan fasilitas tersebut pada 24 Desember 2026.
“Pemerintah berharap, bangunan ini selesai sebelum pergantian tahun sehingga dapat langsung dimanfaatkan,” katanya.
Ia menambahkan, kontraktor membangun dermaga menggunakan tiang pancang pracetak berdiameter 50 sentimeter. Pekerja kemudian memasang lantai beton pracetak setelah menyelesaikan pemasangan tiang pancang.
“Metode pembangunan ini membuat pekerjaan lebih praktis dan berlangsung lebih cepat,” terang Teras.
Teras menegaskan, pemerintah membangun Dermaga Waterfront City Kapuas khusus untuk mendukung kegiatan pariwisata, bukan untuk aktivitas sandaran kapal maupun bongkar muat barang.
Namun, pemerintah tetap membuka akses dermaga bagi kendaraan tertentu seperti mobil penumpang dan ambulans ketika terjadi kondisi darurat.
Editor: Frans Dodie*