Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin.
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, memastikan bantuan seragam dan sepatu yang akan disalurkan melalui Program SIP Pintar Optimal Tahun 2026 memiliki kualitas yang baik dan layak digunakan oleh peserta didik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara ke sejumlah pabrik konveksi dan pembuatan sepatu di Jakarta dan Tangerang pada 12–13 Juni 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.
Shalahuddin mengatakan, pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin setiap bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya peserta didik.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Melalui pengawasan yang dilakukan secara langsung, kita dapat memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak kita,” ujar Shalahuddin.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan dukungan program yang berkualitas, transparan, dan akuntabel. Karena itu, setiap tahapan pelaksanaan Program SIP Pintar harus diawasi dengan baik agar bantuan yang diterima peserta didik sesuai harapan.
“Kita ingin menciptakan generasi di Kabupaten Barito Utara yang unggul, berdaya saing, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Karena itu, seluruh program pendidikan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan peserta didik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, menjelaskan bahwa monitoring ke lokasi produksi dilakukan untuk memastikan mutu seragam dan sepatu yang akan diterima peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal.
Menurutnya, tim melakukan pengecekan terhadap berbagai tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengerjaan, hingga hasil akhir produk. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang disalurkan memiliki kualitas yang baik, nyaman digunakan, dan mendukung aktivitas belajar peserta didik.
“Monitoring yang dilakukan jajaran Dinas Pendidikan menjadi bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kami ingin memastikan bahwa seragam dan perlengkapan yang nantinya diterima peserta didik memiliki kualitas yang baik dan nyaman digunakan,” katanya.
Editor : Frans Dodie