Pelaksanaan Musprov XII INKINDO Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (21/5/2026), yang membahas penguatan sinergi jasa konsultansi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Kalimantan Tengah menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Tahun 2026 di Hotel Best Western Palangka, Palangka Raya, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Transformasi Jasa Konsultansi untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Berdaya Saing” sebagai bentuk komitmen memperkuat peran jasa konsultansi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkualitas dan berkelanjutan.
Musprov XII menjadi momentum penting bagi INKINDO Kalteng untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan di era modern. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pelaku jasa konsultansi, serta anggota INKINDO dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Darliansjah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas kontribusi INKINDO dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan Kalimantan Tengah yang merata dan berkeadilan hingga ke wilayah pedalaman membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk organisasi profesi yang bergerak di bidang jasa konsultansi.
“Melalui Musyawarah Provinsi ini, kami berharap INKINDO Kalimantan Tengah semakin solid dan semakin kuat bersinergi untuk bersama-sama memajukan Bumi Tambun Bungai,” ujar Darliansjah saat membacakan sambutan Gubernur.
Ia menegaskan, visi mewujudkan Kalimantan Tengah yang maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045 tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat.
“Pemerintah tentu tidak dapat bekerja sendiri. Kunci utamanya adalah sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk INKINDO,” katanya.
Darliansjah juga menyoroti pentingnya perencanaan pembangunan yang matang, terukur, dan berkelanjutan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini maupun tantangan pembangunan di masa depan. Karena itu, INKINDO dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong profesionalisme, inovasi, serta integritas para konsultan di Kalimantan Tengah.
“Semoga Musprov ini menghasilkan kepemimpinan dan program kerja yang semakin kuat sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Panitia Pelaksana Musprov XII INKINDO Kalteng, Aprias Surya, menegaskan komitmen organisasi untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas jasa konsultansi dan penguatan tenaga profesional lokal.
Menurut Aprias, kepengurusan baru yang akan terbentuk untuk empat tahun mendatang diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata, termasuk dalam mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap proses pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, sejak berdiri pada tahun 1983, INKINDO Kalteng telah berperan aktif dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pengawasan proyek strategis di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Musprov ke-12 ini diharapkan menjadi pijakan agar kontribusi tersebut dapat terus berlanjut secara berkesinambungan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, INKINDO Kalteng juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi sektor jasa konsultansi, di antaranya perubahan regulasi yang berlangsung cepat, penyesuaian anggaran pemerintah, hingga tantangan geografis Kalimantan Tengah yang memengaruhi distribusi barang dan jasa.
Kondisi wilayah Kalimantan Tengah yang luas dan berada di jantung Pulau Kalimantan dinilai berdampak terhadap rantai pasok material pembangunan dan biaya logistik, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan proyek di lapangan.
Meski demikian, INKINDO Kalteng menegaskan akan terus mengoptimalkan peran tenaga profesional lokal agar pembangunan daerah tetap berjalan secara efektif, berkualitas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Penulis : Wiyandri