Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Yephi Hartady Periyanto, menerima Tim Penyusunan SID CSR saat berkunjung ke daerah tersebut, belum lama ini. Foto Istimewa
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Kementerian Pertanian menyalurkan program cetak sawah seluas 1.067 hektare kepada petani di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada 2026. Program ini bertujuan meningkatkan produksi padi dan memperkuat kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Yephi Hartady Periyanto, menyatakan, pemerintah daerah akan melaksanakan seluruh kegiatan pada tahun ini dan menargetkan penyelesaian dalam 2026.
“Kotim menerima alokasi 1.067 hektare. Kami melaksanakan kegiatan tahun ini dan menargetkan selesai tahun ini juga,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan, pemerintah pusat memfasilitasi penuh program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Dukungan ini membantu petani membuka lahan baru dan mengembangkan usaha tani secara lebih optimal.
“Program ini memudahkan petani mengakses lahan sawah dan meningkatkan produksi,” katanya.
Dinas Pertanian Kotim sebelumnya telah mengusulkan data Calon Petani Calon Lahan (CPCL) sebagai dasar penerima manfaat. Untuk memastikan ketepatan program, Kementerian Pertanian menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember melakukan Survei Investigasi Desain (SID).
“Tim SID turun langsung ke lapangan. Kami berharap data yang akurat dapat meningkatkan keberhasilan program,” jelas Yephi.
Pemerintah menargetkan program cetak sawah ini dapat meningkatkan produksi padi, membuka lapangan kerja, serta mendorong peningkatan pendapatan petani di Kotim. Program ini juga akan memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Editor: Frans Dodie*