Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar kegiatan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, di halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalteng. Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng, Kabinda Kalteng, Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya, dan Ketua MUI Kalteng.
Plt. Sekda Leonard S. Ampung dalam pengantarnya menyampaikan bahwa sebanyak 1.700 paket sembako disiapkan dalam kegiatan pasar murah tersebut. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter dengan nilai subsidi mencapai Rp134.750.
Dengan adanya subsidi dari pemerintah daerah, masyarakat penerima manfaat hanya perlu menebus paket sembako tersebut dengan harga Rp10.000 per paket. Selain itu, sejumlah bahan pangan lainnya juga dijual dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalteng secara simbolis menyerahkan paket sembako yang digratiskan kepada sejumlah warga penerima manfaat. Ia juga meninjau langsung tenda Gerakan Pangan Murah dan memberikan tambahan potongan harga sebesar 30 persen untuk seluruh komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pelaksanaan pasar murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Melalui Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Penulis : Wiyandri