Peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Eka Bahurui, Kabupaten Kotawaringin Timur, Oktober 2025 lalu. Foto Istimewa
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Sebanyak 20 desa dan kelurahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memulai pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada 2025. Program nasional ini mendorong penguatan ekonomi desa melalui pembangunan sarana koperasi. Pemerintah daerah menjalankan program tersebut dengan dukungan lintas sektor.
Pemerintah pusat mengarahkan langsung percepatan pembangunan koperasi desa hingga ke daerah. Pemerintah daerah bersama instansi terkait mengawal proses dari tahap awal hingga pembangunan fisik. Langkah ini bertujuan mempercepat operasional koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Kami melaksanakan tugas memberikan dukungan dan motivasi dalam pembangunan KDKMP di wilayah Kotim sesuai Instruksi Presiden,” kata Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, melalui Pasi Ops, Kapten Inf Syahidin, Mingg ( 4/1/2026).
Ia menegaskan, TNI terlibat aktif untuk mendukung Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Instruksi tersebut mengatur percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan KDKMP. Karena itu, TNI mengawal langsung pelaksanaan program di lapangan.
Sejumlah desa dan kelurahan telah memulai pembangunan gerai koperasi. Pemerintah desa membangun gerai di Desa Eka Bahurui, Kelurahan Baamang Barat, Kelurahan Parenggean, dan Desa Bandar Agung. Selain itu, pembangunan juga berjalan di wilayah Mentaya Hilir, Telawang, Antang Kalang, dan Telaga Antang.
Pemkab Kotim menargetkan pembangunan KDKMP di 185 desa dan kelurahan. Namun hingga saat ini, 165 desa dan kelurahan belum memulai pembangunan. Kendala utama berasal dari kesiapan lahan dan administrasi.
Untuk mempercepat program, Kodim 1015/Sampit meminta camat mengambil peran aktif. Mereka juga mendorong camat menginstruksikan pemerintah desa dan kelurahan agar segera menyiapkan lahan. Hal tersebut diharapkan mempercepat realisasi koperasi Merah Putih.
“Kami meminta camat membantu menginstruksikan desa-desa yang belum menyiapkan lahan agar segera menyiapkannya,” pungkas Syahidin.
Editor: Frans Dodie