MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui penguatan program P4GN-PN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba serta Prekursor Narkotika).
Salah satu capaian strategis yang kini memasuki tahap penting adalah kesiapan RSUD Muara Teweh dalam membuka layanan rehabilitasi rawat inap bagi korban penyalahgunaan narkoba.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan program P4GN-PN kini semakin terarah dan menunjukkan hasil nyata di lapangan.
“Rancangan Peraturan Daerah tentang P4GN-PN sudah masuk dalam Prolegda. Sosialisasi bahaya narkoba juga terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Sementara itu, RSUD Muara Teweh sebagai IPWL kini bersiap membuka layanan rehabilitasi rawat jalan dan rawat inap,” ujarnya, belum lama ini.
Selain memperkuat aspek regulasi dan pelayanan, pemerintah daerah juga terus memperluas upaya deteksi dini melalui pelaksanaan tes urine lintas instansi. “Dengan adanya MoU bersama berbagai pihak, pelaksanaan tes urine kini berjalan lancar dan tanpa kendala berarti,” tambah Rayadi.
Rayadi turut mengapresiasi kinerja Polres Barito Utara yang dinilai semakin masif dalam mengungkap kasus narkotika setiap tahunnya.
“Jumlah kasus dan barang bukti meningkat, dan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak peredaran narkoba,” katanya.
Namun, peningkatan penegakan hukum tersebut juga diiringi tren positif lain: semakin banyak korban penyalahgunaan yang datang secara sukarela untuk direhabilitasi.
Editor : Khairul Saleh