Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menyampaikan sambutan saat Safari Ramadhan Pemkab Kapuas di Masjid At-Taqwa, Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Kapuas Murung, Senin (9/3/2026) sore. Foto Istimewa
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun seluruh wilayah Kabupaten Kapuas secara merata hingga ke desa-desa.
Wiyatno menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kapuas 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid At-Taqwa, Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Kapuas Murung, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, Kabupaten Kapuas memiliki 17 kecamatan dengan 231 desa dan kelurahan. Sehingga pemerintah daerah harus mengatur pembagian anggaran pembangunan secara adil dan terencana.
“Pemerintah harus memastikan seluruh masyarakat merasakan pembangunan secara merata,” kata Wiyatno.
Ia menegaskan, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan penghubung antar desa dan kecamatan untuk memperlancar transportasi masyarakat.
Pemkab Kapuas juga kembali melanjutkan program satu miliar satu desa pada tahun 2026 guna mempercepat pembangunan di tingkat desa.
“Setelah Hari Raya nanti kami berharap program ini sudah berjalan sehingga masyarakat desa segera merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan jalan penghubung antar kecamatan guna membuka akses transportasi yang lebih efisien. Wiyatno juga menyoroti kondisi jembatan penghubung antara Desa Basuta Raya dan Desa Bumi Rahayu yang menjadi akses penting bagi masyarakat.
Ia memastikan pemerintah daerah akan meninjau langsung kondisi jembatan tersebut untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Dalam rangkaian Safari Ramadhan itu, Pemkab Kapuas juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat serta menyerahkan bantuan kepada Masjid At-Taqwa Desa Bumi Rahayu.
Setelah kegiatan dan buka puasa bersama masyarakat, Bupati Kapuas bersama rombongan meninjau langsung jembatan di perbatasan Desa Bumi Rahayu Kecamatan Kapuas Murung dan Desa Basuta Raya Kecamatan Kapuas Barat.
Peninjauan itu bertujuan memastikan jembatan tersebut masih aman digunakan masyarakat sebagai akses transportasi antar wilayah.
Editor: Frans Dodie*