Anggota DPRD Kapuas, Lawin
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Warga desa di sepanjang jalur Kapuas-Barito Kuala (Batola) menyambut gembira percepatan pembangunan jalan penghubung dua provinsi tersebut.
Infrastruktur ini dapat menurunkan biaya transportasi, membuka peluang usaha, dan mendorong pengembangan wisata desa. Sejumlah warga mengaku sering kesulitan saat melintasi jalan rusak, terutama saat musim hujan.
“Kalau jalan bagus, biaya angkut hasil pertanian pasti turun, dan anak-anak lebih mudah ke sekolah,” kata seorang petani desa setempat.
Anggota DPRD Kapuas, Lawin, menyatakan pihaknya siap mengawal proyek untuk menjamin kualitas pembangunan. Ia menekankan jalan ini menjadi urat nadi perekonomian yang menghubungkan Kapuas dan Batola.
“Peningkatan jalan ini akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat desa. Partisipasi warga sangat penting agar pembangunan berjalan lancar,” ujar Lawin, Minggu (23/11/2025).
Pemerintah menargetkan 20 kilometer ruas jalan akan selesai diaspal pada 2025, sementara 10 kilometer sisanya dikerjakan pada 2026. Dengan jalur penghubung yang siap fungsi penuh, konektivitas antardaerah diharapkan meningkat signifikan.
Editor: Frans Dodie