Warga Desa Pendreh bersama pihak perusahaan membersihkan lingkungan dan mengangkut sampah di sejumlah titik desa dalam aksi gotong royong massal, Kamis (5/3/2026) lalu. Foto Istimewa
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menggerakkan 1.253 warga Desa Pendreh untuk menangani persoalan sampah desa. Aksi gotong royong massal tersebut berlangsung pada Kamis (5/3/2026) lalu.
Perusahaan dan warga membagi area kerja ke sejumlah titik prioritas. Mereka membersihkan area sulit dijangkau, jembatan desa, hingga Tempat Penampungan Sementara (TPS) agar kegiatan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Program ini menjawab tingginya volume sampah desa. Desa Pendreh menghasilkan sekitar 8.300,6 kilogram sampah per minggu, sementara sekitar 2.075,2 kilogram belum tertangani.
Melalui gotong royong rutin, warga berhasil mengangkut sekitar 800 kilogram sampah per minggu. Warga mampu mengurangi sekitar 38,6 persen sampah yang sebelumnya tidak tertangani.
Pemerintah desa memperkuat program ini dengan menerbitkan tiga surat keputusan. Pemdes melarang warga membuang sampah di hilir Sungai Pendreh, menebang pohon di kawasan konservasi, dan membakar hutan.
Pemerintah desa juga memasang 12 papan larangan dan imbauan di titik strategis untuk mengedukasi warga agar menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Warga bersama pemerintah desa juga menjalankan upaya mitigasi bencana. Mereka mengaktifkan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), melakukan patroli rutin, melaporkan pembakaran lahan, serta menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul.
Perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat terus memperkuat kolaborasi untuk menjaga kebersihan dan ketahanan lingkungan. Program ini menunjukkan gotong royong mampu menjadi solusi nyata dan terukur dalam mengatasi persoalan sampah desa.
Editor: Frans Dodie*