Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, melantik 71 pejabat baru di lingkungan Pemkab Kapuas, Hall Rumah Jabatan Bupati, Rabu (24/12/2025). Foto Istimewa
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, melantik 71 pejabat baru di lingkungan Pemkab Kapuas, Rabu (24/12/2025), di Hall Rumah Jabatan Bupati.
Ia mengangkat delapan pejabat pimpinan tinggi (JPT) Pratama, 41 pejabat administrator, dan 22 pejabat pengawas. Mereka adalah Edi Dese sebagai Kepala Dinas Pertanian; Mahrita sebagai Kepala BKPSDM; dan Teguh Yunianto sebagai Kepala DPMPTSP. Selain itu, Jhon Pita Kadang menjabat Kepala DPMD; Agus Waluyo Kepala Dinas Kesehatan; Arnes Satyari Perwitajati Kepala Inspektorat; Jendrawan sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan; serta Ajeng sebagai Sekretaris DPRD Kapuas.
Pemerintah daerah menargetkan pejabat baru segera bekerja optimal untuk meningkatkan pelayanan publik. Sekda Kapuas, Usis I Sangkai, berharap, pejabat baru bisa mengejar ketertinggalan administrasi dan program kerja.
“Kami berharap, para pejabat yang baru segera bekerja optimal agar target pembangunan dan pelayanan publik pada tahun 2025 tercapai. Setiap pejabat harus bertanggung jawab penuh atas tugasnya,” kata Usis.
Sementara itu, Bupati Wiyatno, menyampaikan sejumlah pesan khusus kepada para pejabat baru tersebut. Ia menekankan seluruh pejabat wajib membangun pemerintahan yang bersih dan profesional. Ia menegaskan, pejabat harus menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ia menekankan anggaran harus digunakan secara akuntabel dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
“Jangan pernah terlibat dalam tindakan yang merugikan keuangan negara dan mencederai kepercayaan publik. Setiap rupiah anggaran harus digunakan secara akuntabel dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Wiyatno.
Bupati meminta seluruh pejabat segera menyesuaikan diri dengan jabatan baru. Ia mendorong koordinasi antarorganisasi perangkat daerah agar program kerja berjalan sesuai target. Pelantikan ini sekaligus memperkuat profesionalisme birokrasi di Kabupaten Kapuas.
Editor: Frans Dodie