Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menghadiri Safari Natal dan ibadah jemaat di Gereja GKE Eppata, Kecamatan Pulau Petak, Rabu (17/12/2025) sore. Foto Istimewa
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan pemerintah daerah memusatkan perhatian pada pembangunan jalan penghubung antarwilayah.
Pemerintah menilai infrastruktur jalan menjadi kunci utama kelancaran mobilitas dan pemerataan pembangunan. Karena itu, Pemkab Kapuas menggerakkan seluruh perangkat daerah untuk tancap gas realisasi program tersebut.
Dodo menegaskan fokus pembangunan menyasar ruas jalan strategis yang selama ini menghambat konektivitas masyarakat. Pemerintah mencatat jalur Mantangai hingga Timpah masih bergantung pada akses wilayah kabupaten lain. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah mengambil langkah konkret untuk membuka koneksi langsung.
“Khususnya jalur Mantangai hingga Timpah yang selama ini masih harus melalui Kabupaten Pulang Pisau,” kata Dodo.
Dodo menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri Safari Natal Tahun 2025 sekaligus ibadah dan perayaan Natal jemaat di Gereja GKE Eppata, Kecamatan Pulau Petak, Rabu (17/12/2025). Dalam sambutannya, ia memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah kepada masyarakat. Dengan langkah itu, pemerintah ingin membangun pemahaman dan dukungan publik.
Selanjutnya, Dodo menegaskan Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menjalankan komitmen membangun daerah secara proporsional dan berkeadilan. Pemerintah daerah menargetkan penyelesaian infrastruktur jalan pada 2025 hingga 2026. Setelah itu, pemerintah melanjutkan pembangunan secara bertahap mulai 2027 dan seterusnya.
Selain membahas infrastruktur, Dodo mengingatkan masyarakat tentang peran keluarga dalam membentuk karakter dan iman anak. Ia menilai orang tua memegang peran utama dalam menyaring pengaruh negatif era digital. Oleh karena itu, ia mengajak keluarga dan gereja bekerja sama mendidik generasi muda.
Dodo mengajak warga Kecamatan Pulau Petak menjaga fasilitas pembangunan yang telah tersedia. Ia juga mendorong masyarakat menyampaikan kritik secara konstruktif kepada pemerintah daerah. Ajakan tersebut ia sampaikan sebagai wujud kemitraan antara pemerintah dan masyarakat.
Editor: Frans Dodie