Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno.
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas merumuskan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana jangka panjang.
Rencana tersebut akan diwujudkan melalui program transmigrasi lokal yang diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih layak dan aman bagi masyarakat terdampak.
“Langkah ini bukan sekadar tanggap darurat, tetapi solusi permanen agar masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban banjir tahunan,” kata Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno saat memimpin rapat pembahasan lokasi relokasi, Kamis (17/4/2025).
Menurut Wiyatno, pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah titik yang layak dijadikan kawasan relokasi dengan mempertimbangkan aspek kesuburan lahan, ketersediaan air bersih, serta akses terhadap infrastruktur dasar. Skema relokasi akan dibagi dalam beberapa klaster berdasarkan wilayah terdampak paling parah.
Tak hanya memindahkan tempat tinggal, program ini juga akan didukung dengan pelatihan keterampilan dan pengembangan ekonomi lokal. “Kita ingin warga yang direlokasi tidak hanya mendapat rumah baru, tapi juga peluang hidup yang mandiri dan berkelanjutan,” tambah Bupati.
Selain itu, Pemkab Kapuas akan menggandeng instansi vertikal, pemerintah provinsi, serta tokoh masyarakat untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar dan partisipatif. Pendampingan sosial dan monitoring berkelanjutan juga akan menjadi bagian penting dari program ini.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan dan kesejahteraan warganya, terutama mereka yang selama ini hidup di bawah ancaman banjir musiman.
Editor : Frans Dodie