MJUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Program Kabupaten Layak Anak (KLA) dipastikan menjadi bagian integral dari arah pembangunan Barito Utara lima tahun ke depan. Kepala Dinas Dalduk KB dan P3A Barito Utara, Silas Patiung, menegaskan bahwa penguatan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan telah menjadi bagian dari visi-misi Bupati terpilih periode 2025–2029.
Hal itu diungkapkan Silas dalam kegiatan Evaluasi Kabupaten Layak Anak yang berlangsung di Aula Setda Lantai I, Muara Teweh, Selasa (14/10/2025). Ia menekankan bahwa komitmen terhadap KLA bukan sekadar administrasi program, melainkan arah kebijakan strategis daerah.
“Evaluasi ini bukan hanya penilaian capaian, tapi titik awal konsolidasi menuju penilaian KLA 2026. Kita ingin semua elemen daerah bergerak bersama, dari pemerintah hingga masyarakat sipil,” ujar Silas.
Silas juga memaparkan sejumlah regulasi yang menjadi dasar hukum program KLA, termasuk Undang-Undang Perlindungan Anak, PP No. 78/2021, hingga Perpres No. 25/2021. Di tingkat lokal, Barito Utara telah memiliki Perda Nomor 3 Tahun 2027 sebagai payung hukum penyelenggaraan KLA di daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekda Barito Utara (selaku Ketua Gugus Tugas Daerah KLA), Ketua TP PKK, Ketua GOW, para kepala OPD, perwakilan forum anak, hingga organisasi wanita. Silas berharap, dengan dukungan penuh dari Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan, Barito Utara mampu naik peringkat dalam penilaian KLA nasional tahun depan.
“KLA bukan sekadar program teknis, ini bagian dari wajah masa depan Barito Utara. Kami optimis, di bawah kepemimpinan baru, komitmen ini akan makin kuat dan terstruktur,” pungkas Silas.
Editor : Khairul Saleh