Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menekankan penguatan peran Bimbingan Konseling (BK) di sekolah. Langkah tersebut penting untuk mencegah dan menangani persoalan peserta didik, termasuk perundungan dan kekerasan.
Dorongan itu ia sampaikan usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Palangka Raya ke-5, Masa Persidangan II Tahun 2025/2026. Melalui forum tersebut, DPRD menegaskan komitmen pelindungan anak di lingkungan pendidikan. Selain itu, sekolah memegang peran strategis dalam pembentukan karakter siswa.
“Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah, sehingga pengawasan guru dan tenaga BK harus benar-benar optimal,” ujar Rana Muthia Oktari, Kamis (16/1/2026).
Selanjutnya, ia menilai, perubahan sikap dan perilaku siswa sering menjadi tanda awal adanya masalah. Oleh karena itu, sekolah perlu merespons secara cepat dan tepat melalui pendekatan konseling yang humanis.
Di sisi lain, Rana menekankan peran aktif guru wali kelas dalam mendukung kerja tenaga BK. Kolaborasi tersebut dinilai mampu mempercepat penanganan kasus sebelum berkembang lebih serius.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian lingkungan sekitar, baik di sekolah maupun di masyarakat. Menurutnya, sikap acuh terhadap kekerasan atau perundungan justru dapat memperparah dampak psikologis pada anak.
“Kalau melihat hal-hal seperti itu, kita harus membantu dan tidak membiarkannya terjadi,” katanya.
Rana berharap, sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan demikian, lingkungan sekolah di Palangka Raya dapat menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Reporter: Wiyandri
Editor: Frans Dodie