MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Anggota DPRD Barito Utara, H. Al Hadi, mendorong penguatan tata kelola kearsipan daerah. Pasalnya, hal itu merupakan langkah krusial dalam membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berstandar nasional.
“Kami mengapresiasi upaya Pemkab Barito Utara yang terus memajukan sistem kearsipan melalui peningkatan kompetensi aparatur,” ujar Al Hadi, Selasa (11/11/2025),
Al Hadi menyebut arsip bukan sekadar dokumen. Tetapi rekam jejak autentik yang menjadi dasar pertanggungjawaban hukum dan acuan penting dalam pengambilan kebijakan.
“Kearsipan adalah roh dari tata kelola pemerintahan. Ketika arsip tertib, administrasi berjalan berkesinambungan, dan setiap keputusan dapat terdeteksi dengan jelas,” lugasnya.
Ia juga menilai bahwa langkah Pemkab Barito Utara dalam menetapkan empat instrumen kearsipan. Mulai dari aturan tanda tangan naskah dinas, klasifikasi arsip dinamis dan JRA, hingga pedoman pengelolaan arsip aktif dan inaktif. Hal itu merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menyesuaikan sistem administrasi daerah dengan standar nasional.
“Empat instrumen tersebut adalah pondasi penting. Dengan pedoman yang jelas, pengelolaan arsip dapat lebih aman, efisien, dan mudah kita akses sesuai ketentuan,” katanya.
Lebih lanjut, legislator PKB ini menegaskan bahwa DPRD siap mendukung penguatan sumber daya manusia alam bidang kearsipan. Apalagi kualitas implementasi kearsipan bergantung pada kompetensi aparatur dalam menjalankan sistem yang telah berdiri.
“Kita ingin pengelolaan arsip tidak hanya kuat secara hukum. Tetapi benar-benar bermanfaat bagi SDM yang memahami standar dan prosedurnya,” ujarnya.
Al Hadi berharap sinergi antara Pemkab Barito Utara dan ANRI terus solid. Sehingga tata kelola kearsipan daerah dapat berkembang menjadi salah satu yang terbaik di Kalimantan Tengah.
“Kearsipan yang tertata baik adalah warisan administrasi bagi generasi mendatang. Kita ingin Barito Utara menjadi daerah yang unggul dalam hal ini,” pungkasnya.
Editor : Khairul Saleh