Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S Pandingan.
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Curah hujan yang masih berlangsung secara berkala membuat risiko karhutla di Kabupaten Kapuas relatif rendah. Kondisi ini dinilai aman hingga awal Februari 2026.
“Curah hujan masih terjadi secara berkala di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas. Hingga awal Februari, kondisi wilayah Kapuas masih tergolong aman dari ancaman karhutla,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S Pandingan, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, menurut data BMKG, hingga 20 Februari 2026 wilayah Kapuas masih berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga menengah. Hujan meski singkat cukup efektif menjaga kelembapan lahan, khususnya di kawasan rawan kebakaran.
Meskipun suhu siang hari masih panas, kelembapan tanah yang terjaga menekan risiko lahan terbakar. Pemantauan BMKG hingga 3 Februari menunjukkan tingkat kemudahan lahan terbakar di Kapuas masih rendah dan relatif aman.
BPBD Kapuas tetap melakukan antisipasi secara berkelanjutan. Kegiatan meliputi pemantauan cuaca, pengecekan peralatan penanggulangan karhutla, dan koordinasi dengan pihak terkait hingga tingkat desa.
Pangeran mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menekankan, pencegahan sejak dini menjadi kunci utama meminimalkan risiko karhutla, terutama saat cuaca panas terjadi.
Dengan peran aktif seluruh pihak, Kabupaten Kapuas diharapkan tetap aman dari bencana kebakaran hutan dan lahan.
Editor: Frans Dodie