Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, dan Wagub Kalteng, Edy Pratowo, secara simbolis memperlihatkan bantuan yang akan disalurkan kepada tiga provinsi terdampak banjir bandang di Sumatera. Foto Wiyandri
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemprov Kalteng menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp3 miliar kepada Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang terdampak banjir bandang.
Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Kalteng membantu percepatan pemulihan pascabencana. Pemprov Kalteng langsung memfinalkan mekanisme agar bantuan segera terkirim.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan, pemerintah memberikan masing-masing Rp1 miliar kepada tiga provinsi tersebut. Ia menyebut tim teknis bekerja menyelesaikan alur distribusi secara detail. Pemerintah memastikan penyaluran berlangsung tepat waktu dan tepat sasaran.
“Kami sedang memfinalkan mekanismenya dan akan segera merilisnya secara resmi,” ujar Agustiar dalam pertemuan di Istana Isen Mulang, Rabu (3/12/2025).
Gubernur juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban banjir bandang. Ia berharap, keluarga yang ditinggalkan tetap kuat, sementara warga terdampak segera memulihkan kondisi. Ia menilai solidaritas antarprovinsi menjadi kekuatan penting dalam merespons bencana.
Selain menyerahkan bantuan, Agustiar memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kalteng melalui koordinasi intensif dengan Kapolda, Pangdam, dan instansi terkait. Pemerintah menggelar apel besar dan meningkatkan mitigasi di berbagai daerah. Upaya ini bertujuan mempercepat respons ketika bencana terjadi.
Pemerintah juga mengevaluasi seluruh kebijakan untuk memastikan keselamatan masyarakat dalam jangka panjang. Agustiar menegaskan, setiap kebijakan harus melindungi warga tanpa menghambat pembangunan. Ia menilai keselamatan masyarakat selalu menjadi prioritas utama.
Pemprov Kalteng berharap, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di tiga provinsi tersebut yang masih berjuang bangkit pascabencana. Pemerintah menyatakan kesiapannya menambah dukungan bila diperlukan.
Reporter: Wiyandri
Editor: Frans Dodie