Sejumlah rumah warga di Desa Luwuk Sampun terendam banjir. Air juga memutus akses warga setempat. Foto Istimewa
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Hujan deras sejak dini hari mengguyur Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), membuat sejumlah desa terendam banjir. Air naik hingga merendam rumah warga dan memutus jalan poros desa, membuat warga terisolasi.
Petugas BPBD mencatat kenaikan debit air dari 49 sentimeter menjadi 60 sentimeter pada siang hari. Genangan ini menjalar ke tiga desa, yaitu Tumbang Mujam, Merah, dan Luwuk Sampun, menimbulkan kepanikan warga.
“Pelayanan kesehatan terhambat karena akses menuju Puskesmas tidak dapat dilewati,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotim, Multazam, Kamis (4/12/2025).
Banjir menutup total jalan poros sepanjang 400–500 meter di Desa Merah. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas sama sekali. Air yang merendam Puskesmas membuat pelayanan kesehatan di desa itu terganggu.
BPBD melaporkan 12 rumah yang dihuni sekitar 40 warga juga ikut terendam. Petugas mendata warga dan memastikan belum ada yang mengungsi. Desa Tumbang Mujam kembali mengalami kenaikan air dari 49 menjadi 60 sentimeter dalam beberapa jam. Petugas mencatat satu rumah warga, satu kantor desa, dan fasilitas umum terdampak banjir.
BPBD memprediksi banjir akan meluas ke wilayah sekitar aliran Sungai Tualan, Sungai Mentaya, dan Sungai Cempaga. Petugas menyiapkan moda transportasi sungai dan menempatkan Tim Reaksi Cepat untuk memantau situasi secara langsung.
Warga kini menunggu air surut sambil berharap bantuan dan pelayanan dasar tetap berjalan. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan desa dan instansi terkait agar akses darat yang terputus tidak menghambat bantuan.
Editor: Frans Dodie