Pengurus IKIADE Kapuas berfoto bersama anak-anak Panti Asuhan Bifahmil usai penyerahan santunan di Jalan Mahakam, Kuala Kapuas. Foto : Istimewa
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Kegiatan sosial Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIADE) Kabupaten Kapuas kembali menyentuh anak-anak yatim. Mereka membagikan tali kasih di sejumlah panti asuhan pada momentum Ramadan 1446 Hijriah.
IKIADE Kapuas menargetkan kegiatan ini dapat memperluas kepedulian sosial dan mendekatkan organisasi dengan masyarakat. Aksi berbagi ini juga menandai komitmen berkelanjutan IKIADE terhadap mereka yang membutuhkan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja IKIADE tahun 2025 yang bertujuan membantu sesama, khususnya mereka yang membutuhkan,” kata Ketua IKIADE Kapuas, Susana, Minggu (23/3/2025).
IKIADE mengunjungi Panti Asuhan Budi Sejahtera di Jalan Jawa, Panti Asuhan Bifahmil di Jalan Mahakam, serta Panti Tahfiz Qur’an di Jalan Pemuda Kapuas. Rombongan menyerahkan santunan dan paket sembako untuk mendukung kebutuhan sehari-hari anak-anak panti. Pengurus IKIADE juga melakukan doa bersama sebagai wujud kebersamaan.
Susana menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk empati sekaligus ajakan untuk memperkuat solidaritas sosial di bulan suci. Ia berharap santunan tersebut dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Pengurus IKIADE menegaskan pentingnya melibatkan lebih banyak pihak dalam kegiatan serupa.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik kita yang kurang beruntung, dan semoga bantuan ini meringankan beban mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan anggota IKIADE dengan masyarakat Kapuas. Warga dan anak-anak panti menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka merasa diperhatikan dan didukung di tengah kebutuhan yang terus meningkat.
IKIADE memastikan agenda sosial semacam ini akan terus dilaksanakan setiap tahun. Organisasi tersebut menilai bahwa keberlanjutan program sangat penting untuk menjaga manfaat jangka panjang. Anggota IKIADE juga menegaskan komitmen untuk hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Editor: Frans Dodie