H. Tajeri
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Fraksi Karya Indonesia Raya (F-KIR) DPRD Barito Utara menyoroti kekurangan tenaga medis di fasilitas kesehatan tingkat desa, termasuk Puskesmas dan Pustu, yang dinilai belum optimal dalam memberikan pelayanan.
Hal ini disampaikan Anggota F-KIR DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Tajeri, dalam pendapat akhir fraksi pada Rapat Paripurna, Senin (1/12/2025).
Tajeri menjelaskan, masih banyak Puskesmas yang kekurangan dokter dan ruangan yang panas dengan fasilitas terbatas. Bahkan sebagian Pustu jarang buka dan tidak dapat memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal.
“Masih ada Puskesmas tanpa dokter, fasilitas terbatas, dan Pustu yang jarang buka. Ini tentu menghambat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
F-KIR merekomendasikan pemerintah daerah mempercepat penempatan tenaga medis, serta berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia kesehatan. Salah satunya, dengan menugaskan dokter umum mengikuti pendidikan spesialis berbasis kontrak kerja yang jelas.
Fraksi juga menekankan perlunya pengawasan agar anggaran APBD 2026 untuk sektor kesehatan dapat dimanfaatkan secara efektif, sehingga masyarakat desa dapat memperoleh pelayanan yang layak dan tepat waktu.
“Pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama, karena ini menyangkut keselamatan dan kualitas hidup masyarakat,” tegas Tajeri.
Editor: Frans Dodie