MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini menegaskan bahwa pelantikan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama bukan hanya soal pengisian formasi kosong. Akan tetapi juga bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan memastikan profesionalisme aparatur.
Maka dari itu, ia menilai langkah selektif pemerintah daerah dalam menentukan pejabat sesuai prosedur, menunjukkan komitmen kuat terhadap asas kehati-hatian dan kepatuhan terhadap prosedur.
“Pelantikan ini bukan rotasi, tetapi pengisian jabatan yang sebelumnya kosong. Dan keputusan menunda tiga jabatan lain merupakan langkah tepat. Pemerintah daerah menunjukkan bahwa mereka mengutamakan tertib administrasi serta memastikan pejabat yang terpilih benar-benar kompeten,” ujar Mery, Jumat (14/11/2025).
Ia menekankan bahwa DPRD tidak hanya mengapresiasi proses tersebut, tetapi juga melihatnya sebagai momentum untuk memperkuat kinerja birokrasi. Menurutnya, kekosongan jabatan strategis dapat berdampak pada layanan publik, sehingga pengisian formasi menjadi bagian krusial dalam menjaga kelancaran roda pemerintahan.
“Roda pemerintahan harus terus berjalan. Pengisian jabatan yang tepat akan memastikan layanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya,
Dukung Rencana Job Fit//
Ketua DPRD juga mendukung penuh rencana pelaksanaan Job Fit pada awal Desember 2025 untuk tiga jabatan yang masih berproses. Baginya, mekanisme tersebut adalah sarana penting dalam menilai kompetensi pejabat dan menempatkan mereka sesuai kebutuhan organisasi.
Empat pejabat yang telah resmi yaitu Ismail Marzuki sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Bahrum F. Girsang sebagai Asisten II, Junaidi sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, serta H. Adi Hariadi sebagai Kepala Dinas Pertanian—Mery berharap mereka segera menunjukkan performa signifikan.
“Jabatan yang mereka emban sangat strategis. Kami mendorong mereka untuk langsung bekerja cepat, meningkatkan kualitas layanan, dan mendukung program prioritas daerah,” ujarnya.
Ia sejalan dengan target Bupati Shalahuddin bahwa tahun pertama pemerintahan harus menjadi pondasi akselerasi pembangunan. DPRD, kata Mery, siap bersinergi dan memperkuat fungsi pengawasan agar setiap program berjalan tepat sasaran.
“Sinergi eksekutif dan legislatif adalah kunci. DPRD akan memastikan pembangunan berjalan cepat, tepat, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Editor : Khairul Saleh