Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor.
PURUK CAHU, TOVMEDIA.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di berbagai wilayah, terutama di daerah pelosok yang masih mengalami keterbatasan akses.
Menurut Rejikinoor, keberadaan jalan dan jembatan yang layak tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga menentukan kelancaran distribusi barang, pelayanan sosial, hingga akses terhadap pendidikan dan kesehatan.
“Jalan dan jembatan adalah infrastruktur vital. Pemerintah harus mempercepat pembangunannya, khususnya di daerah yang masih sulit dijangkau,” tegas Rejikinoor, Jumat (17/10/2025).
Ia mengungkapkan bahwa masih banyak warga di desa terpencil yang bergantung pada akses jalan seadanya dan jembatan darurat, sehingga aktivitas perekonomian masyarakat sering terhambat. Menurutnya, kondisi ini sudah seharusnya dijawab dengan langkah nyata pemerintah daerah.
“Keluhan masyarakat terkait jalan rusak dan jembatan yang belum dibangun harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai warga terus terisolasi karena minimnya infrastruktur,” ujarnya.
Rejikinoor menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan fondasi utama dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha, memasarkan hasil tani, serta membuka peluang baru di sektor lain.
Ia juga mendorong Pemkab Murung Raya untuk memastikan pemerataan pembangunan, bukan hanya berfokus pada wilayah perkotaan.
“Pelosok juga harus mendapat perhatian yang sama. Pemerataan pembangunan itu bentuk hadirnya pemerintah untuk seluruh masyarakat,” tambahnya.
Lebih jauh, ia berharap pemerintah meningkatkan koordinasi dengan dinas teknis terkait agar proses pembangunan dapat berjalan efisien, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Harapan kita pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Pemerintah harus cepat, tepat, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.
Editor : Frans Dodie