Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Muhammad Yusuf, menyampaikan kata sambutan saat Wisuda Pascasarjana XI, Sarjana XXXIV, dan Diploma XXIV Tahun 2025 di Kalawa Convention Hall, Jumat (31/10/2025). Foto Wiyandri
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Muhammad Yusuf, menegaskan komitmen kampusnya untuk terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Kalteng.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam Wisuda Pascasarjana XI, Sarjana XXXIV, dan Diploma XXIV Tahun 2025 di Kalawa Convention Hall, Jumat (31/10/2025). Yusuf menekankan bahwa UMPR berkomitmen membuka kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial maupun agama.
“Sekitar 30 persen mahasiswa UMPR merupakan nonmuslim. Ini bukti bahwa kampus kami menjunjung tinggi keberagaman dan toleransi,” ujarnya.
Menurut Yusuf, UMPR kini memiliki 8.131 mahasiswa aktif dan tengah memproses pembukaan sembilan program studi baru, termasuk jenjang magister (S2) dan doktor (S3). Ia menargetkan jumlah program studi meningkat menjadi 45 pada tahun 2026. Langkah ini, menurutnya, menjadi strategi memperkuat daya saing pendidikan tinggi di daerah.
Dalam wisuda kali ini, UMPR meluluskan 2.431 mahasiswa yang terbagi dalam dua hari pelaksanaan karena keterbatasan tempat. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, Kepala Staf Kepresidenan RI Muhammad Qodari, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Yusuf menegaskan, UMPR terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas agar masyarakat Kalimantan Tengah tidak perlu keluar daerah untuk melanjutkan studi. “Dukungan pemerintah provinsi menjadi energi besar bagi kami untuk terus maju dan berinovasi,” tuturnya.
Reporter: Wiyandri
Editor: Frans Dodie