BPBD Kabupaten Kapuas mendirikan Posko Siaga Darurat Banjir sebagai pusat koordinasi personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam penanggulangan bencana, Rabu (22/10/2025). Foto Istimewa
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas resmi menetapkan status siaga darurat banjir. Status ini untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kemungkinan meningkat pada akhir 2025.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S Pandingan, mengatakan, keputusan tersebut menindaklanjuti surat dari Deputi Bidang Pencegahan BNPB.
“Surat itu berisi langkah kesiapsiagaan dan peringatan dini terhadap potensi banjir. Termasuk gerakan tanah di setiap daerah,” kata Pangeran, Rabu (22/10/2025).
Menurut dia, berdasarkan prakiraan BMKG Kalimantan Tengah, wilayah Kapuas akan mengalami curah hujan sedang hingga tinggi. Kondisi itu terjadi selama Oktober hingga Desember 2025. Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di sejumlah kecamatan.
Pangeran menambahkan, penetapan status siaga darurat juga mempertimbangkan kejadian banjir yang sebelumnya melanda tiga kecamatan, yakni Pasak Talawang, Sei Hanyo, dan Kapuas Tengah.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah mendirikan Posko Siaga Darurat Banjir. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam penanggulangan bencana. Selain itu pihaknya BPBD menyiapkan surat edaran untuk seluruh camat dan kepala desa agar meningkatkan kewaspadaan serta menentukan titik evakuasi bagi warga jika bencana terjadi.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG, serta segera melapor bila terjadi kenaikan debit air di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Editor: Frans Dodie