MOTIVASI – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan motivasi kepada murid SMAN 1 Palangka Raya melalui Program Polisi Peduli Pendidikan (POLDIK) secara virtual dari Aula Serba Guna Istana Isen Mulang. Foto : istimewa
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mendorong generasi muda terus bersemangat menuntut ilmu dan berani mengejar cita-cita. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu jalan penting untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.
Dilansir mmc.kalteng.go.id, pesan tersebut disampaikan Agustiar saat memberikan motivasi kepada murid SMAN 1 Palangka Raya melalui Program Polisi Peduli Pendidikan (POLDIK), Senin (2/11/2026). Kegiatan berlangsung secara virtual dari Aula Serba Guna (ASERNA) Istana Isen Mulang (IMM), Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.
Dalam dialog bersama para murid, Agustiar menanyakan pilihan mereka antara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Para murid secara serentak menyatakan lebih memilih pembelajaran langsung di sekolah.
Mereka menilai PTM lebih efektif karena memungkinkan komunikasi langsung dengan guru serta memudahkan pemahaman materi pelajaran. Selain itu, kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah juga membatasi aktivitas di luar rumah sehingga membuat mereka jenuh menjalani PJJ.
Salah seorang murid, Cindai, mengungkapkan bahwa pembelajaran tatap muka membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. Interaksi langsung bersama guru juga memberikan kemudahan ketika mereka ingin bertanya mengenai pelajaran.
Menanggapi aspirasi tersebut, Agustiar menjelaskan bahwa pemerintah masih mempertimbangkan kondisi darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng. Karena situasi belum sepenuhnya mendukung, kegiatan belajar masih berlangsung secara jarak jauh.
Ia juga menyampaikan informasi BMKG bahwa wilayah selatan Kalteng diperkirakan mulai memasuki musim penghujan sekitar pertengahan Oktober. Agustiar berharap kondisi segera membaik sehingga para murid dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka.
Lebih lanjut, Agustiar mengingatkan bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam menentukan masa depan. Ia berpesan agar para murid tidak membatasi cita-cita karena keadaan yang sedang dihadapi. Menurutnya, ilmu pengetahuan membuat kehidupan lebih mudah, iman menjadikan kehidupan lebih terarah, sedangkan seni membuat kehidupan lebih indah.
Agustiar turut mengajak generasi muda menerapkan semangat Isen Mulang atau pantang menyerah sebagaimana filosofi yang diwariskan Pahlawan Nasional Tjilik Riwut. Ia meminta para pelajar terus berikhtiar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah dalam meraih impian.
“Bercita-citalah setinggi langit. Hidup ini tidak ada yang tidak mungkin, selama anak-anak sekalian mau berikhtiar dan berusaha serta pantang menyerah,” pesannya.
Editor : Frans Dodie
