Veda Ega Pratama
JAKARTA, TOVMEDIA.CO.ID – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif pada musim debutnya di ajang Moto3 2026. Ia berhasil dua kali naik podium setelah finis di posisi ketiga pada seri Brasil dan meraih posisi kedua di Moto3 Malaysia.
Hasil terbaru diraih Veda saat tampil di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu (1/11). Pembalap berusia 17 tahun yang memperkuat Honda Team Asia tersebut berhasil menyelesaikan balapan di urutan kedua setelah bersaing ketat di barisan depan.
Memulai balapan dari posisi kedelapan, Veda mampu menunjukkan perkembangan performa sepanjang lomba. Ia terus menjaga persaingan hingga putaran terakhir sebelum akhirnya finis di belakang Maximo Quiles.
Podium di Malaysia sekaligus menjadi pencapaian terbaik Veda selama berkompetisi di kelas Moto3. Sebelumnya, pembalap asal Indonesia itu juga berhasil meraih podium ketiga ketika berlaga pada seri Brasil.
Prestasi tersebut tidak diraih dengan perjalanan mudah. Veda mengawali karier balap melalui motocross di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia mulai mengikuti kejuaraan nasional saat berusia tujuh hingga delapan tahun sebelum beralih ke balap road race pada 2018.
Kariernya kemudian berkembang hingga mengikuti kompetisi tingkat Asia pada 2021. Namun, pandemi COVID-19 dan dua kali cedera patah tulang pada 2020 sempat menghambat perjalanan Veda. Setelah menjalani pemulihan, ia kembali berlatih dan melanjutkan perjuangannya hingga menembus persaingan Moto3.
Veda mengakui bahwa perjalanan menuju level dunia tersebut merupakan impian yang terus ia perjuangkan. Ia bahkan mengaku terkadang masih mempertanyakan kemampuannya sendiri untuk mencapai prestasi tersebut.
“Pastinya ada dan sampai sekarang pun masih bertanya-tanya kepada diri sendiri, apakah bisa. Itu mimpi saya. Jadi saya akan berusaha semaksimal mungkin dan kalau memang bisa, ya alhamdulillah,” ujar Veda.
Di tengah kesibukan menjalani latihan dan kompetisi internasional, Veda juga harus menyesuaikan pendidikan serta kehidupan sosialnya. Sebagian besar kegiatan belajarnya dilakukan secara daring. Ketika berada di luar negeri, ia mengaku merindukan keluarga dan teman-temannya di Indonesia.
Sebelum mencatatkan prestasi di Sepang, Veda juga tampil pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, 9–11 Oktober. Ajang tersebut memberinya kesempatan untuk berkompetisi di hadapan pendukung sendiri.
Dua podium pada musim debut menjadi modal penting bagi Veda untuk menghadapi persaingan Moto3 berikutnya. Prestasinya di Brasil dan Malaysia sekaligus memperlihatkan potensi pembalap muda Indonesia tersebut untuk terus berkembang di pentas balap dunia.
Editor : Frans Dodie
