Ilustrasi
JAKARTA, TOVMEDIA.CO.ID – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (28/10/2026). Pelemahan ini membawa rupiah ke level Rp18.176 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.06 WIB di pasar spot, rupiah dibuka melemah 20 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp18.176 per dolar AS.
Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau menguat 0,09 persen ke level 102,414. Penguatan dolar AS tersebut terjadi seiring pelemahan mata uang Garuda pada awal perdagangan.
Pergerakan rupiah masih menjadi perhatian pelaku pasar, mengingat nilai tukar memiliki pengaruh terhadap biaya impor, pembayaran utang luar negeri, serta harga sejumlah barang yang bergantung pada bahan baku impor.
Pelemahan rupiah juga berpotensi meningkatkan tekanan terhadap pelaku usaha yang membutuhkan dolar AS untuk memenuhi kewajiban pembayaran dari luar negeri.
Meski demikian, arah pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini masih perlu dicermati. Pelaku pasar akan memantau perkembangan permintaan dolar AS serta sentimen yang memengaruhi pasar keuangan.
Data perdagangan selanjutnya diperlukan untuk melihat apakah rupiah mampu memangkas pelemahan atau justru kembali tertekan hingga penutupan pasar.
Editor : Frans Dodie
