Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo
KUALA PEMBUANG, TOVMEDIA.CO.ID – Bandara Kuala Pembuang di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, diusulkan masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk meningkatkan infrastruktur sekaligus menyediakan jalur alternatif penerbangan saat kabut asap karhutla mengganggu bandara lain.
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo menyampaikan usulan tersebut saat meninjau Bandara Kuala Pembuang pada Selasa (20/10/2026).
Ia menilai bandara tersebut berpotensi memperkuat konektivitas udara di Kalimantan Tengah, terutama ketika kebakaran hutan dan lahan menghambat aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah.
Menurutnya, Bandara Kuala Pembuang relatif bebas dari gangguan kabut asap saat karhutla melanda sejumlah daerah di Kalimantan Tengah. Kondisi ini berbeda dengan Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya, Bandara H. Asan di Sampit, dan Bandara Iskandar di Pangkalan Bun yang kerap menghadapi kendala operasional.
“Bandara-bandara yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah operasionalnya tidak maksimal. Kadang-kadang penerbangan tidak dibuka, mengalami penundaan, atau dibatalkan karena terdampak bencana karhutla,” ujarnya.
Gangguan penerbangan di sejumlah bandara tersebut turut menghambat mobilitas masyarakat, kegiatan pemerintahan, agenda sosial, serta aktivitas ekonomi dan bisnis. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan jalur penerbangan alternatif untuk menjaga konektivitas wilayah ketika kabut asap mengganggu aktivitas penerbangan.
Ketua DPRD Seruyan menduga kedekatan lokasi Bandara Kuala Pembuang dengan kawasan pesisir menjadi salah satu faktor yang membuat wilayah tersebut relatif aman dari paparan asap. Ia menilai pemerintah pusat perlu memperhatikan potensi tersebut melalui pengembangan infrastruktur bandara.
“Bandara ini ke depan bisa menjadi alternatif jalur penerbangan di Kalimantan Tengah. Selama beberapa bulan terjadi bencana karhutla, wilayah ini tidak terkena dampak asap karena posisinya tidak jauh dari samudera atau pesisir,” katanya.
Ia berharap Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Perhubungan mempertimbangkan usulan penetapan Bandara Kuala Pembuang sebagai PSN. Pemerintah perlu meningkatkan fasilitas bandara agar pengelola dapat memberikan pelayanan penerbangan secara optimal dan memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Penulis : Wiyandri
Editor : Frans Dodie
