ilustrasi
JAKARTA, TOVMEDIA.CO.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada pembukaan perdagangan Kamis (15/10/2026). Rupiah turun 45 poin atau 0,25 persen menjadi Rp17.948 per dolar AS.
Pelemahan tersebut terjadi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.903 per dolar AS.
Pergerakan nilai tukar rupiah menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pelaku pasar dalam melihat kondisi pasar keuangan nasional.
Kenaikan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah menunjukkan bahwa mata uang Indonesia mengalami tekanan pada awal perdagangan kali ini.
Meski demikian, perkembangan rupiah sepanjang perdagangan masih perlu dicermati untuk melihat arah pergerakannya hingga penutupan pasar.
Pelaku pasar juga memantau berbagai faktor yang dapat memengaruhi pergerakan mata uang, termasuk kondisi ekonomi global dan perkembangan pasar keuangan.
Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi biaya impor serta aktivitas perdagangan internasional Indonesia.
Editor : Frans Dodie
