Juru bicara Fraksi PKB, H. Parmana Setiawan.
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Barito Utara mendesak pemerintah daerah mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah merambah hampir seluruh kecamatan.
Juru bicara Fraksi PKB, H. Parmana Setiawan, menyampaikan desakan tersebut dalam Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Barito Utara, Kamis (17/9/2026).
Parmana menilai kondisi karhutla di Barito Utara semakin mengkhawatirkan sehingga pemerintah daerah perlu mengambil langkah cepat untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh pihak terkait dapat bergerak bersama dalam menangani kebakaran, mulai dari pencegahan hingga pemadaman di lapangan.
“Fraksi PKB mendorong Pemerintah Daerah untuk penguatan sinergi lintas sektor dalam penanganan Karhutla, karena Karhutla yang terjadi di Kabupaten Barito Utara sudah sangat mengkhawatirkan, sekarang ini Karhutla sudah merambah hampir di setiap kecamatan,” ujarnya.
Menurut Parmana, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp10 miliar untuk mendukung penanganan karhutla sejak dini. Anggaran tersebut diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan dan respons awal ketika titik kebakaran mulai muncul.
“Fraksi PKB berharap dengan anggaran Belanja Tidak Terduga sebesar Rp10 miliar bisa dioptimalkan Pemerintah Daerah untuk penanganan sejak dini agar kebakaran tidak semakin meluas. DPRD selalu siap mendukung penambahan anggaran untuk penanganan Karhutla dan kabut asap,” tegasnya.
Selain penanganan karhutla, Fraksi PKB juga meminta pemerintah daerah menyelesaikan pekerjaan dan kewajiban, termasuk kegiatan tahun jamak, secara tertib sesuai ketentuan. Setiap penyelesaian pekerjaan harus didukung dokumen lengkap dan sesuai dengan kewajiban pembayaran pemerintah daerah.
PKB berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menangani karhutla secara terkoordinasi. Optimalisasi anggaran dan kesiapan petugas di lapangan menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran meluas serta mengurangi dampak kabut asap bagi masyarakat Barito Utara.
Editor : Frans Dodie
