OJK, BI, dan perwakilan lembaga jasa keuangan menyerahkan bantuan penanganan karhutla secara simbolis di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (9/10/2026). Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – OJK Kalteng dan BI Kalteng menyalurkan bantuan untuk membantu warga menghadapi dampak karhutla di Palangka Raya. Bantuan itu mencakup empat titik sumur bor, 220 paket kebutuhan pokok dan perlindungan diri, serta lima tabung oksigen.
OJK dan BI menggandeng Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalteng untuk menyalurkan bantuan tersebut. Keduanya menyerahkan bantuan secara simbolis di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (9/10/2026).
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menghadiri penyerahan bantuan itu. Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz dan Kepala Kantor Perwakilan BI Kalteng Yuliansyah Andrias juga hadir bersama perwakilan pimpinan lembaga jasa keuangan.
Tim menyalurkan bantuan kepada BPBD Kota Palangka Raya serta warga Kameloh Baru dan Kalampangan. BPBD Kota Palangka Raya menerima 200 paket berisi masker respirator, sembako, dan vitamin. BPBD juga menerima tiga tabung oksigen.
Sementara itu, Kameloh Baru menerima dua titik sumur bor lengkap dengan instalasi siap pakai. Wilayah ini juga memperoleh 10 paket berisi masker respirator, sembako, dan vitamin, serta satu tabung oksigen.
Kalampangan menerima bantuan dengan jumlah yang sama. Tim menyediakan dua titik sumur bor lengkap dengan instalasi, 10 paket kebutuhan masyarakat, dan satu tabung oksigen. Secara keseluruhan, OJK, BI, FKIJK, dan BMPD menyalurkan empat titik sumur bor, 220 paket kebutuhan masyarakat, serta lima tabung oksigen.
Kolaborasi ini mendukung upaya pemerintah daerah menangani dampak karhutla. Para pihak berharap bantuan tersebut membantu warga memenuhi kebutuhan dasar dan menghadapi dampak asap.
Mereka juga berharap, sumur bor dapat mendukung ketersediaan air di wilayah penerima bantuan. Sementara itu, masker respirator membantu warga mengurangi paparan partikel asap saat beraktivitas sesuai kebutuhan.
OJK Kalteng menyampaikan bahwa FKIJK dan BMPD turut mengambil peran dalam penanganan dampak bencana lingkungan. Kedua forum tersebut tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendorong perlindungan lingkungan serta penanganan dampak sosial dan ekonomi akibat bencana.
Melalui kerja sama lintas lembaga, para pihak berharap pemerintah daerah dapat memperkuat mitigasi bencana dan membantu masyarakat memulihkan aktivitas sehari-hari di Palangka Raya.
Editor: Frans Dodie*
