Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengunjungi warga Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya. Ia menyebut bahwa pihaknya menyiapkan 10 juta liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan. Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemprov Kalteng menyiapkan 10 juta liter air bersih. Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan akibat kemarau dan dampak karhutla.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengatakan, pemerintah telah mengirimkan sekitar 5,1 juta liter air bersih ke 14 kabupaten dan kota. Pemprov Kalteng mengerahkan armada tangki untuk mengirimkan air ke wilayah yang membutuhkan.
“Hingga saat ini, sekitar 5,1 juta liter air bersih telah kami salurkan ke 14 kabupaten dan kota,” kata Agustiar.
Menurut Agustiar, pemerintah terus memantau kondisi di lapangan untuk mengetahui wilayah yang masih kekurangan air. Ia meminta masyarakat segera menyampaikan kebutuhan tersebut kepada pemerintah setempat.
“Kalau Bapak dan Ibu masih kekurangan air bersih, sampaikan kepada kami melalui Pak Lurah atau kanal pengaduan Lapor Pak Gubernur. Pemerintah akan menindaklanjutinya,” ujarnya.
Selain memenuhi kebutuhan air bersih, Pemprov Kalteng juga menjalankan sejumlah program untuk membantu masyarakat yang menghadapi dampak kemarau dan karhutla. Salah satunya melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
“Program ini memberikan dukungan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan tunai maupun pangan,” kata Agustiar.
Ia mengatakan, pemerintah tetap menjalankan program KHBS dan bantuan pangan meski pemerintah daerah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
“Program KHBS dan bantuan pangan tetap berjalan,” tegasnya.
Agustiar mengatakan, pemerintah akan memperkuat penyaluran bantuan agar masyarakat menerima dukungan sesuai kebutuhan. Ia juga mendorong masyarakat melaporkan kendala yang mereka alami agar pemerintah dapat merespons kondisi di lapangan.
“Dengan adanya laporan dari masyarakat, pemerintah dapat melakukan penanganan secara lebih cepat sesuai kondisi di lapangan,” tegasnya.
Pemprov Kalteng mengoordinasikan penanganan bersama pemerintah kabupaten dan kota, kecamatan, desa, dan kelurahan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Editor: Frans Dodie*