Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Junaidi, memberikan keterangan kepada awak media usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Palangka Raya, Selasa malam (14/7/2026).
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Junaidi, mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sebagai langkah menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Menurut Junaidi, lingkungan yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat keamanan. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui kepedulian dan keterlibatan dalam menjaga kondisi sekitar.
Ia mengatakan, keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan serta aktivitas masyarakat. Karena itu, warga perlu membangun kesadaran bersama untuk mencegah berbagai potensi gangguan sejak dini.
“Kita semua ingin hidup tenang, aman, dan jauh dari gangguan kejahatan maupun konflik. Karena itu, mari bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan tempat kita tinggal,” ujar Junaidi, Senin (13/7/2026).
Junaidi menilai kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana. Warga bisa saling mengenal, menjaga komunikasi dengan tetangga, serta tidak bersikap acuh terhadap kondisi di sekitarnya.
Menurutnya, hubungan yang baik antarwarga akan memudahkan masyarakat mendeteksi potensi persoalan. Kondisi tersebut juga dapat mencegah munculnya tindak kriminal maupun konflik sosial.
Selain itu, Junaidi mendorong masyarakat mempertahankan budaya gotong royong. Kebersamaan dinilai dapat memperkuat hubungan sosial sekaligus membangun rasa tanggung jawab terhadap keamanan lingkungan.
Ia juga meminta warga segera menyampaikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Pelaporan lebih awal dinilai penting agar potensi gangguan keamanan dapat segera ditangani.
“Jangan ragu melapor apabila ada hal yang mencurigakan. Informasi dari masyarakat sangat membantu aparat melakukan pencegahan sebelum persoalan berkembang,” katanya.
Editor : Frans Dodie