Rektor UMPR, Muhammad Yusuf, mengabadikan kebersamaan dengan pengurus PWI Kalteng usai bersilaturahmi dan berdiskusi di Kampus 2 UMPR, Palangka Raya, Sabtu (15/8/2026). Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) terus mengembangkan kapasitas pendidikan tinggi, sekaligus menjaga keterbukaan bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang. Saat ini, sekitar 30 persen mahasiswa di kampus tersebut berasal dari kalangan nonmuslim.
Rektor UMPR Muhammad Yusuf yang menyampaikan komposisi mahasiswa tersebut, saat bersilaturahmi dengan pengurus PWI Kalteng, di Fakultas Kedokteran UMPR, Kampus 2, Jalan Anggrek Lingkar Luar, Palangka Raya, Sabtu (15/8/2026).
Yusuf mengatakan, UMPR membuka akses pendidikan bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama. Menurut dia, kampus berupaya memberikan kesempatan pendidikan yang sama kepada seluruh mahasiswa.
“UMPR terbuka untuk semua. Kami tidak memandang latar belakang agama, melainkan fokus memberikan pendidikan berkualitas dan kesempatan yang sama bagi seluruh mahasiswa,” kata Yusuf.
Keterbukaan tersebut berjalan seiring dengan perkembangan UMPR dalam beberapa tahun terakhir. Kampus yang sebelumnya memiliki enam fakultas dan sekitar 16 program studi kini berkembang menjadi 15 fakultas dengan 43 program studi.
Selain itu, UMPR memiliki program pascasarjana yang menaungi enam program magister (S2) dan dua program doktor (S3).
Perkembangan UMPR juga terlihat dari bertambahnya bidang pendidikan, khususnya sektor kesehatan. Kampus tersebut kini memiliki Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi.
UMPR juga mengembangkan sejumlah program studi, antara lain Anestesi, Rekam Medik, Farmasi, dan Gizi. Yusuf mengatakan pengembangan tersebut menyesuaikan kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kerja.
“Pengembangan program studi ini kami lakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja. Kami ingin akses pendidikan tinggi semakin luas,” ujarnya.
Dari sisi fasilitas, UMPR kini memiliki tiga lokasi kampus. Kampus 1 berada di Jalan RTA Milono Km 1,5, Kampus 2 di Jalan Anggrek Lingkar Luar, dan Kampus 3 di Jalan Soekarno, Palangka Raya. Perluasan itu juga diikuti pertumbuhan jumlah mahasiswa. Yusuf menyebut saat ini sekitar 11.800 mahasiswa menempuh pendidikan di UMPR.
Editor: Frans Dodie*