Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah.
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah, mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan sekolah sebagai tempat belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Menurutnya, suasana belajar yang kondusif akan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Pernyataan tersebut disampaikan Wardatun saat menanggapi Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara bersama koordinator wilayah, kepala sekolah, dan guru se-Kecamatan Lahei di Aula SMP Negeri 1 Lahei, Sabtu (11/7/2026).
Ia menilai pencegahan perundungan dan kekerasan di sekolah harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua, pemerintah, dan masyarakat.
“Perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama. Sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat harus membangun komunikasi yang baik agar potensi terjadinya kekerasan dapat dicegah sejak dini,” kata Wardatun.
Menurutnya, pembentukan karakter peserta didik juga perlu terus diperkuat melalui kegiatan positif di sekolah. Program ekstrakurikuler, pembinaan karakter, dan budaya saling menghormati diyakini mampu mengurangi potensi terjadinya perundungan.
Dalam kesempatan itu, Wardatun turut mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang melakukan pendataan guru non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN). Ia mengatakan pendataan tersebut penting untuk mengetahui kebutuhan tenaga pendidik di setiap sekolah secara lebih akurat.
Ia menambahkan, guru non-ASN selama ini berperan besar menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar, terutama di daerah yang masih kekurangan tenaga pendidik. Karena itu, hasil pendataan diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan dan pemerataan guru.
Wardatun menegaskan DPRD Kabupaten Barito Utara akan terus mendukung kebijakan yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan. Ia berharap seluruh program yang dijalankan pemerintah daerah mampu menciptakan sekolah yang aman, ramah anak, dan memberikan pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas.
“Semoga setiap langkah yang diambil pemerintah benar-benar berdampak positif bagi guru, peserta didik, dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Barito Utara,” tutupnya.
Editor : Frans Dodie