Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering, menilai, pelantikan dan rotasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan pemprov setempat, menjadi langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Pelantikan tersebut berlangsung pada Kamis (25/6/2026).
Freddy mengatakan, rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan ASN yang bertujuan menyegarkan organisasi, serta menempatkan pejabat sesuai kompetensi dan kebutuhan pemerintahan. Melalui langkah itu, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan mampu menjalankan program pembangunan secara lebih efektif.
Menurutnya, pemerintah juga perlu memastikan setiap pejabat yang menduduki jabatan strategis mampu menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Apresiasi Penempatan Kepala Bapenda dan BKAD
Freddy mengapresiasi penempatan Sutoyo sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Sayuti Syamsul sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Ia menilai, keduanya memiliki pengalaman, kapasitas, dan rekam jejak yang memadai untuk memimpin perangkat daerah yang berperan penting dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Penempatan Sutoyo di Bapenda dan Sayuti Syamsul di BKAD sangat tepat. Keduanya merupakan pejabat senior yang memiliki pengalaman panjang serta kredibilitas yang tidak diragukan,” kata Freddy.
Ia menjelaskan, tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini menuntut langkah inovatif agar kemampuan keuangan daerah tetap terjaga. Karena itu, Bapenda harus mampu mengoptimalkan potensi PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Di sisi lain, Freddy menilai, BKAD memegang peran penting dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Perkuat Sinergi antar-OPD
Selanjutnya, Freddy berharap, Bapenda, BKAD, dan seluruh organisasi perangkat daerah, memperkuat sinergi agar target pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kemampuan aparatur mengelola sumber daya secara profesional, efektif, dan bertanggung jawab.
“Dengan pengalaman yang dimiliki para pejabat tersebut, kami berharap tata kelola keuangan daerah semakin baik, transparan, akuntabel, serta mampu memperkuat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Frans Dodie*